Keutamaan Masjid Nabawi


Menurut riwayat Bukhari dan Muslim, keutamaan shalat di majid Nabawi, Rasulullah SAW bersabda “Pahala Shalat di Masjidku ini adalah seribu kali lebih baik dari pada shalat di masjid yang lain selain Masjidil Haram”. Menurut para ulama, ‘semua bangunan yang ditambah konstruksinya setelah zaman Rasulullah SAW juga termasuk ‘Masjidku’.

Rasulullah SAW membangun dan membina  masjid Nabawi dengan berlandaskan ketakwaan kepada Allah SWT. Masjid ini terletak pada ketinggian 597 m diatas permukaan laut. Masjid Nabawi terletak ditengah-tengah kota Madinah bagaikan bulan purnama dan permata yang bersinar sebagai sumber cahaya dan keindahan islam. Saat Rasulullah SAW keluar dari QUBA menuju Madinah, banyak sekali pengikutnya yang ingin memegang dan menarik tali unta yang ditunggangi beliau, itu mereka lakukan agar Rasulullah SAW mau mengunjungi rumah mereka.Dengan penuh kearifan beliau menjawab ‘biarkanlah unta ini berjalan, karena ia diperintahkan Allah’.

Setelah sampai didepan rumah Abu Ayyub Al Anshari, unta tersebut berhenti dan Abu Ayyub Al Anshari mempersilahkan Rasulullah SAW untuk masuk. Setelah beberapa bulan dirumah Abu Ayyub Al Anshari, Rasulullah SAW kemudian mendirikan masjid Nabawi diatas tanah wakaf dari As’ad bin Zurrah dan anak yatim Sahal dan Suhail anak dari Amir bin Amarah yang kala itu diasuh oleh Mu’adz bin Atrah.

Rasulullah SAW ikut membangun masjid dengan turut serta memikul dan membawa batu bersama-sama dengan kaum Anshar dan kaum Muhajirin hingga selesai. Pagar masjid Nabawi terbuat dari batu tanah dengan tinggi kurang lebih 2 meter, tiang-tiang masjid terbuat dari batang kurma, atap masjid dari pelepah daun kurma dan dilapisi tanah liat, halaman masjid ditutupi dengan batu-baru kecil dan pada saat itu kiblat mengarah ke Baitul Maqdis (Aqso) karena saat itu perintah Allah SWT untuk menghadap ka’bah belum turun.

Masjid ini dibangun pada tahun 1 Hijriyah dan tampak sederhana karena tidak ada hiasan dan tikar.Untuk penerangan di malam hari dilakukan dengan membakar pelepah kurma yang sudah kering.Pintu masjid ada 3 buah, yaitu pintu kanan, pintu kiri dan pintu belakang.Panjang masjid sekitar 70 hasta, sementara lebarnya 60 hasta.Masjid inipun tidak memiliki menara.Orang pertama yang membangun menara adalah Umar Ibn Abdul Aziz pada tahun 93 Hijriyah dan meletakannya di keempat sudut masjid.Disebelah timur masjid, dibangun kediaman Rasulullah SAW dan keluarganya yang kemudian dijadikan pemakamannya.

Perluasan Masjid Nabawi dilakukan oleh para sahabat dan para tabi’in:

  1. Umar bin Khattab tahun 17 H (638 M) memperluas masjid bagian selatan, barat dan utara
  2. Ustman bin Affan tahun 29 H (649 M) bangunan masjid dibangun dengan batu dan memperluas masjid bagian selatan, barat dan utara
  3. Al-Walid bin Abdul Malik (Khalifah dari Bani Umayyah) tahun 88 H (706 M) merenovasi bangunan masjid serta memperluas masjid bagian barat, utara dan timur. Hujrah Syarifah (sekarang makam Rasulullah SAW) dimasukan kedalam kawasan masjid
  4. Al-Mahdi Al-Abbasi tahun 161 H (777 M) membangun kembali masjid tanpa perluasan akibat kebakaran hebat yang terjadi
  5. Sultan Al-Mamluki Al-Asyraf Al-Qaytbai tahun 879 H (1474 m) memerintahka untuk dibangun kembali beberapa bagian masjid. Tahun 886 H (1481 M) ada halilintar menyambar menara utama hingga menyebabkan kebakaran yang besar, maka Al-Asyraf membangun kembali menara dan diperluas bagian timur masjid serta dibangun menara kelima di babur Rahmah
  6. Pada masa pemerintahan Sultan Abdul Majid al-Ustmani tahun 1265 H (1848 M) bangunan masjid direnovasi kembali dan diperluas sisi bagian utara masjid dengan membangun sebuah bangunan dua tingkat
  7. Raja Abdul Aziz Ali-Saud tahun 1370 H (1950 M) membangun kembali dinding masjid dan lantai dalam masjid bagian timur, barat dan utara serta dilakukan perbaikan masjid bagian selatan
  8. Raja Fahd bin Abdul Aziz Ali-Saud pada bulan Safar 1405 H (November 1984 M) meletakan batu pertama proyek perluasan masjid yang sangat signifikan dan termegah sepanjang sejarah.  Setalah tertunda setahun, barulah bulan Muharram 1406 (Oktober 1985) mulai dilakukan penggusuran besar-besaran hotel-hotel, pasar dan pertokoan.

Masjid Nabawi dapat menampung 650.000 jemaah pada hari-hari biasa dan 1 juta jemaah bulan Ramadhan dan musim haji.Halamannya sekarang sebanding dengan saat Rasulullah SAW pertama kali hijrah ke Madinah.Masjid Nabawi memiliki ciri khas yaitu kubah hijau diatasnya.Masjid Nabawi sekarang merupakan Masjid kedua terbesar didunia setelah Masjid Haram di Makkah. Masjid Nabawi memiliki AC raksasa sebagai penyejuk, menara yang tingginya 104 meter yang dipuncaknya terdapat ornament bulan sabit dari perunggu yang dilapisi emas murni 24 karat dan pada ketinggian 87 meter dipasang sinar laser yang memancarkan sinar cahaya kearah Makkah sebagai penunjuk kiblat yang menyala ketika telah datang waktu shalat.

Selain itu, ada 674 lampu Kristal yang menerangi masjid yang khusus dipesan dari Italia.Ada juga payung raksasa di dua ruangan bagian tengah masjid sebagai tempat berteduh, payung ini dapat terbuka dan menutup secara otomatis.Masjid Nabawi dapat menampung 4500 mobil di area parker kendaraan.